Pada series ini kita akan melakukan dasar konfigurasi security di NixOS. Konfigurasi yang dilakukan cukup standar, seperti: ssh, firewall, dan fail2ban.
SSH (Secure Shell)
Di series nix installation kita melakukan konfigurasi sederhana untuk ssh.
services.openssh = {
enable = true;
ports = [
222
];
settings = {
PermitRootLogin = "no";
};
};
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Kita akan memindahkan semua konfigurasi security hardening disebuah file security.nix. Buat directory baru modules dan buat file security.nix.
# security.nix
{
config,
pkgs,
lib,
...
}:
{
services.openssh = {
enable = true;
ports = [
222
];
settings = {
AllowUsers = [ "vboxuser" ];
PermitRootLogin = "no";
LogLevel = "VERBOSE";
};
};
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Enable Firewall
Dengan menggunakan firewall kita bisa memfilter traffic yang masuk ke VirtualBox. Edit file security.nix dan tambahkan konfigurasi ini:
networking.firewall = {
enable = true;
allowedTCPPorts = [
80
222
443
];
allowPing = true;
};
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Berbeda dengan OS lainnya, di NixOS saat enable firewall secara default akan melakukan restriction terhadap incoming network.
Setup Fail2ban
Fail2ban adalah salah satu tools yang digunakan untuk memblokir IP address jika IP tersebut mencoba authentication ke komputer dan gagal sebanyak rules yang sudah kita terapkan pada fail2ban.
Tambahkan konfigurasi berikut di security.nix:
services.fail2ban = {
enable = true;
maxretry = 3;
bantime = "1h";
jails = {
sshd.settings = {
port = "222";
mode = "aggressive";
};
};
};
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Mode di fail2ban ada 3:
- normal: hanya mendeteksi failed password attempts yang eksplisit
- aggressive: mendeteksi lebih banyak pattern seperti invalid user, connection reset, authentication failure dari berbagai metode
- extra: paling broad, termasuk pattern yang lebih jarang muncul
User Configuration
Saat ini konfigurasi user kita ada di configuration.nix, kita akan pindah konfigurasi user ke modules/users.nix:
# users.nix
{...}:
{
users.users.vboxuser = {
isNormalUser = true;
extraGroups = [ "wheel" ]; # Enable ‘sudo’ for the user.
};
}
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Update configuration.nix
Tambahkan users.nix dan security.nix di configuration.nix dan hapus konfigurasi user dan ssh saat ini:
{
config,
lib,
pkgs,
...
}:
{
imports = [
./hardware-configuration.nix
./modules/security.nix
./modules/users.nix
];
# omited
...
}
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Setelah kita memisahkan konfigurasi user dan security, struktur file akan terlihat seperti ini:
├── configuration.nix
├── flake.lock
├── flake.nix
├── hardware-configuration.nix
├── home.nix
└── modules
├── security.nix
└── users.nix
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Kemudian rebuild system dengan menggunakan rebuild (karena di series sebelumnya kita sudah menambahkan alias)
Dari hasil konfigurasi yang kita lakukan, kita bisa validasi konfigurasi fail2ban di /etc/fail2ban/jail.local
Jika menggunakan OS seperti Ubuntu, kita memerlukan copy paste jail.conf -> jail.local lalu menuliskan kebutuhan konfigurasinya. Di NixOS kita tidak perlu melakukan hal tersebut dan di jail.local sudah terkonfigurasi sesuai yang kita deklarasikan pada security.nix
Testing Brute Force
Untuk testing, pertama kita butuh disconnected terlebih dahulu dari ssh saat ini:
exit
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Kemudian coba ssh ke VirtualBox dan masukkan invalid password sebanyak tiga kali:
ssh -p 2222 [email protected]
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Hasil seperti gambar diatas menandakan bahwa IP dari komputer sudah diblokir oleh fail2ban yang ada di VirtualBox. Kita bisa cek di VirtualBox secara langsung.
Nah untuk melakukan unban, kita bisa melakukan cara seperti ini:
# ubah IP address berdasarkan IP yang di ban
sudo fail2ban-client set sshd unbanip {IP Address}
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Bonus: Secure SSH with Key Pairs
Ada cara lain untuk meningkatkan security, yaitu dengan cara menon-aktifkan password authentication pada ssh
1. Generate SSH key
Generate ssh key pada komputer (bukan di VirtualBox):
ssh-keygen -t ed25519 -C "vboxuser"
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
By default, ssh key akan digenerate di ~/.ssh dan key yang akan kita pasang ke users di VirtualBox adalah public key. Kita bisa salin public key dari file yang berekstensi .pub.
2. Enable SSH Agent
# enable ssh agent
eval $(ssh-agent -s)
# attach ssh key
ssh-add ~/.ssh/id_ed25519 # sesuaikan dengan nama private key
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Dengan cara ini kita melakukkan attachment ssh key ke memory, sehingga kita hanya perlu input password ssh satu kali saja.
3. Update users.nix
Lakukan ssh ke VirtualBox:
ssh -p 2222 [email protected]
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Kemudian update users.nix yang ada di ~/nix/modules:
{...}:
{
users.users.vboxuser = {
isNormalUser = true;
extraGroups = [ "wheel" ]; # Enable ‘sudo’ for the user.
openssh.authorizedKeys.keys = [
"ssh-ed25519 AAAA... your-public-key-here"
];
};
}
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
4. Update security.nix
Tambahkan konfigurasi ini pada security.nix:
services.openssh = {
enable = true;
ports = [
222
];
settings = {
AllowUsers = [ "vboxuser" ];
KbdInteractiveAuthentication = false;
PasswordAuthentication = false;
PermitRootLogin = "no";
};
}
Enter fullscreen mode Exit fullscreen mode
Rebuild system dan lakukan relogin ke VirtualBox.
Penutup
Konfigurasi yang telah kita lakukan mencakup tiga lapisan pertahanan dasar: SSH hardening untuk membatasi akses, firewall untuk memfilter traffic, dan Fail2ban untuk mencegah brute force. Namun dari ketiganya, beralih ke SSH key pairs adalah langkah yang paling signifikan, karena sekalipun IP rotation bisa mengakali Fail2ban, private key yang kita simpan pada komputer pribadi jauh lebih sulit untuk dicuri atau ditebak. Security bukan tentang satu solusi, melainkan tentang berlapis-lapis perlindungan yang saling melengkapi.




답글 남기기